LOADING

Ketik di sini

Peristiwa

Sjafrie Sjamsoeddin Berencana Teken Perjanjian Akses Udara Militer AS di Wilayah Indonesia

Share

PENUTUR.COM — Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin dijadwalkan bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, pada 15 April 2026.

Agenda utamanya, menandatangani perjanjian akses udara militer AS di wilayah Indonesia bersama Menteri Perang AS Pete Hegseth.

Perjanjian tersebut akan membuka akses penerbangan menyeluruh bagi pesawat militer Amerika Serikat untuk melintasi wilayah udara Indonesia.

Ini mencakup operasi darurat, misi tanggap krisis, hingga latihan militer bersama yang telah disepakati kedua negara.

Dikutip dari The Sunday Guardian, Sabtu, 11 April 2026, kunjungan Sjafrie ke Washington merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald John Trump di Washington pada 19 Februari 2026.

Setelah pertemuan kedua kepala negara itu, Departemen Perang AS mengirimkan dokumen bertajuk “Mengoperasionalkan Penerbangan Lintas Wilayah AS” kepada Kementerian Pertahanan RI pada 26 Februari 2026.

Dokumen itu memuat usulan kesepahaman formal terkait izin lintas udara bagi armada militer Amerika.

Langkah ini dinilai signifikan dalam memperluas jangkauan operasional AS di kawasan Indo-Pasifik.

Posisi geografis Indonesia yang membentang di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia menjadikan wilayah udaranya sangat strategis untuk pengerahan kekuatan militer secara cepat di kawasan tersebut.

 

 

BACA JUGA  Sempat Terlibat Perang Tarif, China Buka Peluang Dialog dengan Amerika Serikat
Tags: