Profil El Mencho, Otak Kartel Narkoba Paling Brutal di Meksiko
Share
PENUTUR.COM — Perjalanan hidup Nemesio RubĂ©n Oseguera Cervantes alias El Mencho menjadi salah satu kisah paling kontroversial dalam sejarah kriminal Meksiko.
Dari seorang petugas kepolisian di kota kecil, ia bertransformasi menjadi pendiri sekaligus pemimpin organisasi narkoba paling berbahaya di negara tersebut.
Lahir pada 17 Juli 1966 di Aguililla, El Mencho berasal dari keluarga petani sederhana.
Ia tidak melanjutkan pendidikan setelah sekolah dasar dan membantu keluarganya bekerja di ladang alpukat.
Namun kehidupan keras di pedesaan Michoacán menjadi awal dari jalan panjang yang membawanya ke dunia kejahatan terorganisir.
Karier kriminalnya bermula saat ia bekerja sebagai penjaga ladang ganja.
Tak lama kemudian, ia menyeberang secara ilegal ke Amerika Serikat dan menjadi pengedar narkoba skala kecil di California.
Pada dekade 1990-an, ia ditangkap bersama sepupunya karena kasus penyelundupan ganja dan akhirnya dideportasi ke Meksiko.
Sekembalinya ke tanah air, ia sempat bergabung dengan kepolisian di Tomatlán, negara bagian Jalisco.
Masa lalunya sebagai pengedar narkoba berhasil disembunyikan.
Namun karier di kepolisian tak berlangsung lama. Ia kemudian bergabung dengan Kartel Milenio dan dikenal sebagai pembunuh bayaran yang memimpin sel operasi di Guadalajara.
Situasi berubah ketika pimpinan Kartel Milenio ditangkap dan tewas dalam operasi aparat pada 2008–2009.
Merasa tidak mendapat posisi strategis, El Mencho bersama sejumlah anggota yang kecewa melakukan manuver internal.
Pada awal 2011, ia muncul sebagai figur dominan dan mendirikan Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG).
Di bawah kepemimpinannya, CJNG berkembang pesat dari kelompok lokal menjadi organisasi paramiliter dengan jaringan penyelundupan kokain, fentanil, dan metamfetamin ke Amerika Serikat.
Kartel ini dikenal karena aksi-aksi brutal, penggunaan persenjataan kelas militer, hingga serangan terhadap helikopter aparat keamanan, hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam konflik kartel di Meksiko.
El Mencho lama menjadi target utama aparat Meksiko dan Amerika Serikat.
Pemerintah AS bahkan menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS bagi informasi yang mengarah pada penangkapannya.
Namanya masuk dalam daftar buronan paling dicari di dunia.
Riwayat pelariannya berakhir pada 22 Februari 2026 setelah operasi militer besar-besaran yang menewaskannya.
Meski demikian, warisan kekerasan yang ditinggalkan CJNG masih menjadi tantangan besar bagi stabilitas keamanan Meksiko hingga kini.


