Usai Terpilih Jadi Wali Kota New York, Zohran Mamdani Langsung Tantang Donald Trump
Share
PENUTUR.COM — Wali Kota terpilih New York City Zohran Mamdani menegaskan, kotanya siap menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sebelumnya mengancam akan memotong pendanaan, bahkan mendeportasinya jika ia menang pemilu.
“Donald Trump, saya tahu Anda sedang menonton. Jadi saya punya empat kata untuk Anda: besarkan volumenya,” kata Mamdani, dalam pidato kemenangannya di Brooklyn, Selasa (4/11).
Mamdani, yang lahir di Uganda dan kini menjadi warga negara AS, menyebut dirinya sebagai simbol perlawanan terhadap kebijakan anti-imigran Trump.
“New York akan tetap menjadi kota para imigran, dibangun oleh imigran, digerakkan oleh imigran, dan mulai malam ini, dipimpin oleh seorang imigran,” ujarnya disambut sorak pendukung.
Trump, yang kerap menyerang Mamdani di media sosial, menanggapi pidato itu dengan unggahan singkat di platformnya.
“…DAN SEMUANYA DIMULAI!” tulisnya seperti dikutip Associated Press, Kamis (6/11).
Sebagai sosialis demokrat, Mamdani mengusung kebijakan progresif yang berseberangan dengan gaya politik keras Trump.
Ia berjanji untuk melindungi kelompok rentan dari dampak kebijakan federal yang menekan.
“Warga New York menghadapi dua krisis besar yaitu) pemerintahan otoriter dan krisis biaya hidup. Tugas saya adalah mengatasi keduanya,” katanya.
Mamdani juga berencana menjadikan New York sebagai kota yang “tahan Trump” dengan melindungi warganya dari dampak kebijakan presiden.
Meski demikian, ia menyatakan siap bekerja sama dengan siapa pun, termasuk Trump, jika demi kepentingan warga kota.


