LOADING

Ketik di sini

Bisnis

Diduga Terkontaminasi Racun, Susu Formula Nestle Ditarik dari Pasaran Global

Share

PENUTUR.COM — Nestle menarik (recall) produk susu formula bayi secara global setelah ditemukan potensi kontaminasi zat beracun.

Penarikan dilakukan terhadap sejumlah merek susu formula bayi, seperti SMA, BEBA, dan NAN, yang dipasarkan di berbagai negara.

Sejumlah produk tersebut diduga terkontaminasi cereulide, yaitu racun yang dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus dan berbahaya bagi kesehatan.

Di mana, jika bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh, dampak yang dirasakan adalah mual serta muntah dalam waktu singkat setelah dikonsumsi.

Dalam pernyataan resminya, Nestle menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan bayi menjadi prioritas utama perusahaan.

Nestle juga berkomitmen untuk bersikap transparan serta memberikan dukungan penuh kepada orang tua dan pengasuh selama proses penarikan produk berlangsung.

Penarikan ini dilakukan di 49 negara, dengan jenis produk yang berbeda-beda di setiap wilayah. Kawasan Eropa, Amerika, hingga Asia menjadi wilayah yang terdampak.

Beberapa negara di Eropa yang termasuk dalam penarikan antara lain Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris. Sementara di Amerika, mencakup Argentina, Brasil, dan Meksiko.

Di Asia, produk susu Nestle tertentu ditarik dari peredaran di China, Hong Kong, Filipina, serta beberapa wilayah lainnya.

Nestle menjelaskan bahwa sumber potensi kontaminasi berasal dari bahan baku minyak asam arakidonat (ARA) yang digunakan dalam produksi nutrisi bayi.

Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) turut memberikan respons atas penarikan global tersebut.

BPOM memerintahkan PT Nestle Indonesia untuk menghentikan sementara distribusi dan impor sufor S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan, dengan dua nomor bets tertentu.

Namun, BPOM menegaskan bahwa berdasarkan hasil pengujian laboratorium terhadap sampel produk dari dua bets tersebut, toksin cereulide tidak terdeteksi.

BACA JUGA  Putin Incar Dalang Teror Moskow, Keluarga Islomov Jadi Tersangka Baru

BPOM juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap produk Nestlé lainnya yang tidak termasuk dalam nomor bets terdampak.

Tags: