Muncul Terakhir Tahun 2022, Aung San Suu Kui Diduga Telah Meninggal di Tahanan
Share
PENUTUR.COM — Keberadaan pemimpin Myanmar yang dikudeta militer, Aung San Suu Kyi, hingga kini masih menjadi misteri.
Pemimpin militer Aung Ming Hlaing menggulingkan pemerintahan yang sah pada Februari 2021. Mereka juga menculik presiden, Suu Kyi, hingga sekutu dekatnya.
Kekhawatiran itu kian memuncak bagi anak Suu Kyi, Kim Aris, usai anjing peliharaannya Taichito meninggal pada Juni lalu di bekas rumahnya di Yangon.
Taichito merupakan hadiah dari Aris usai Suu Kyi bebas dari penjara pada 2010 atas tuduhan memicu pembantaian di Depayin.
Sejak saat itu, Taichito selalu mengikuti tuannya. Namun saat Suu Kyi ditahan pada 2021, militer tak mengizinkan anjingnya ikut serta.
Suu Kyi terakhir muncul dalam sidang yang dibuat-buat militer pada akhir 2022. Sejak itu, militer menolak permintaan pengacaranya untuk menemui Suu Kyi.
Di kesempatan terpisah, Aris sempat menduga sang ibu meninggal.
Menurut dia, Suu Kyi memiliki sederet masalah kesehatan seperti tulang, gigi, gusi, dan jantung. Namun, Aris tak mengetahui pasti kondisinya dan hanya menerima laporan seporadis.
Usianya yang kini menginjak 81 tahun dan riwayat penyakit yang diderita membuat Suu Kyi sulit bertahan di kondisi ekstrem.
Aris menyakini ibunya ditahan di Naypyitaw. Dalam surat terakhir yang diterima dua tahun lalu, Suu Kyi mengeluh suhu ekstrem di sel selama bulan-bulan musim panas dan musim dingin.
“Dia punya masalah kesehatan yang berkelanjutan. Tidak ada yang melihatnya selama lebih dari dua tahun,” kata Aris pada Desember tahun lalu, dikutip Reuters.
“Dia tidak diizinkan untuk berhubungan dengan tim pengacaranya, apalagi keluarganya. Sejauh yang saya tahu, dia mungkin sudah meninggal,” imbuh dia.


