LOADING

Ketik di sini

Hukum

Dapat Teror Bom Molotov Imbas Kritik Pemerintah, DJ Donny Lapor Polisi

Share

PENUTUR.COM — Mendapat ancaman dan teror berupa paket hingga dilempari bom molotov imbas kritik pemerintah, Ramond Dony Adam akhirnya mengadukan masalah tersebut ke pihak kepolisian.

Pria yang lebih dikenal dengan panggilan DJ Donny melapor kepada polisi pada Rabu (31/12). Donny mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan kepolisian.

Kepada awak media, Donny mengaku ancaman tersebut bukan hanya mengganggu dirinya. Melainkan telah membuat keluarganya terusik.

Bahkan, orang-orang di sekitar rumah salah seorang pemengaruh yang kencang mengkritisi pemerintah itu juga merasa terganggu.

”Tindakan itu sudah bukan hanya merugikan diri saya, tapi juga mengancam keamanan keluarga. Bukan hanya keluarga, tapi orang sekitar,” kata dia saat diwawancarai usai membuat laporan.

Donny mengungkapkan bahwa pada Rabu dini hari tadi datang 2 OTK ke rumahnya. Mereka melemparkan bom molotov dengan sengaja.

Tindakan OTK tersebut terekam dalam Closed Circuit Television (CCTV) sebagaimana telah diunggah pada akun media sosial (medsos) miliknya.

Rekaman CCTV itu juga turut dilampirkan oleh Donny.

”Jadi, pecahan kaca dan pecahan bom molotovnya masih ada di rumah saya. Masih ada di rumah saya, belum saya apa-apakan di TKP-nya,” kata dia.

Donny mengaku sengaja membiarkan pecahan bom molotov tersebut agar polisi dapat mendalami dan mencari tahu OTK yang dengan sengaja melemparkan benda tersebut ke dalam rumahnya.

Apalagi sebelum dilempari molotov, Donny juga sempat mendapat paket berisi bangkai ayam.

Donny berharap laporan yang dibuat di Polda Metro Jaya mendapat atensi. Sehingga OTK di balik rentetan paket yang ke rumahnya terungkap.

Bagi Donny, bom molotov tersebut merupakan ancaman serius. Sebab, berpotensi menyebabkan luka atau dampak fatal lainnya.

BACA JUGA  Lolos Final Beruntun, Waktunya Timnas Inggris Juara Euro 2024?
Tags: