Pelaku Teror Bom di 10 Sekolah Depok Berhasil Diringkus, Pemicunya Urusan Asmara
Share
PENUTUR.COM Polisi mengungkap motif di balik teror bom melalui email yang menyasar 10 sekolah di wilayah hukum Polres Metro Depok.
Pelaku berinisial HRR, seorang mahasiswa jurusan teknologi informasi (IT) di salah satu kampus ternama di Jakarta.
Ia nekat melakukan aksi tersebut karena kecewa lamaran pernikahannya ditolak oleh keluarga mantan kekasihnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Depok, Kompol Made Geda Oka Utama, menjelaskan pelaku memiliki hubungan asmara dengan seorang perempuan bernama Kamila sejak 2022.
Namun, hubungan itu kandas dan upaya HRR untuk melamar perempuan tersebut tidak mendapat persetujuan keluarga.
“Motif dari tersangka melakukan teror ini adalah karena merasa kecewa. Yang bersangkutan sempat berpacaran pada tahun 2022, kemudian keluarga besar dari tersangka sempat melamar, tetapi ditolak,” ujar Kompol Made saat konferensi pers, Jumat (26/12).
Kekecewaan itu, kata Made, mendorong tersangka melakukan berbagai aksi teror dengan tujuan menarik perhatian korban.
Puncaknya, HRR mengirimkan email ancaman bom dan narkoba ke 10 sekolah di Depok pada Selasa (23/12) pukul 02.32 WIB.
Ancaman tersebut baru diketahui pihak sekolah sekitar pukul 07.30 WIB dan segera dilaporkan kepada kepolisian.
Dari hasil penyelidikan, email dikirim secara acak, setelah pelaku mencari alamat email sekolah melalui mesin pencari internet.
“Tersangka ingin mencari perhatian saudari Kamila karena sejak putus dan lamaran ditolak, sudah tidak lagi diindahkan oleh korban,” jelas Made.
Polisi juga memastikan identitas Kamila yang tercantum sebagai pengirim email ancaman tersebut palsu dan sengaja dibuat oleh pelaku untuk menjatuhkan nama baik korban.


