Menteri Israel Ben Gvir Ancam Bumi Hanguskan Lebanon Usai 4 Tentaranya Tewas
Share
PENUTUR.COM — Menteri Keamanan Nasional Israel dari sayap kanan, Itamar Ben Gvir, memicu kecaman global setelah menyatakan bahwa seluruh wilayah Lebanon harus dibakar.
Pernyataan agresif tersebut dikeluarkan pada Jumat (19/6), menyusul pengumuman resmi dari militer Israel mengenai tewasnya empat tentara mereka dalam pertempuran di wilayah tersebut.
Pernyataan keras Ben Gvir ini sekaligus menjadi bentuk penolakan terhadap tekanan diplomatik dari sekutu utama mereka, Amerika Serikat, untuk meredakan ketegangan di perbatasan.
Meskipun Amerika Serikat dan Iran sebenarnya telah menandatangani kesepakatan damai untuk mengakhiri perang Timur Tengah di semua lini termasuk Lebanon, eskalasi bersenjata di lapangan justru kembali memanas.
“Dengan segala hormat kepada warga Amerika, Israel harus memperjelas kepada seluruh dunia bahwa darah putra-putra kami dan keamanan warga negara kami bukanlah bahan tawar-menawar. Seluruh Lebanon harus dibakar,” ujar Itamar Ben Gvir dalam sebuah pernyataan tertulis dikutip dari Arab News.
Di sisi lain, militer Israel berdalih bahwa serangan udara dan darat yang mereka lancarkan ke beberapa wilayah Lebanon selatan merupakan respons terhadap pelanggaran gencatan senjata yang berulang kali dilakukan oleh kelompok militan Hizbullah.
Sebaliknya, kelompok Hizbullah yang didukung oleh Iran mengumumkan bahwa para pejuangnya berhasil menghancurkan tiga tank Merkava milik Israel.
Mereka menggunakan rudal berpandu dalam bentrokan sengit di dekat perbukitan strategis Ali Al-Taher.
Serangan tersebut terjadi hanya berselang satu hari setelah serangan udara Israel dilaporkan menewaskan 16 orang di wilayah selatan.


