LOADING

Ketik di sini

Gaya Hidup

Mengenal Virus Hanta: Cara Penularan, Gejala, dan Pencegahannya

Share

PENUTUR.COM – Mengenal apa itu virus Hanta yang merupakan penyakit zoonosis yang bersumber dari hewan pengerat seperti tikus.

Penularannya kepada manusia sering kali terjadi tanpa disadari karena berlangsung lewat kontak dengan urine, feses, air liur, atau gigitan tikus yang telah terinfeksi.

Tanpa kontak langsung sekalipun, seseorang dapat terpapar dengan menghirup debu atau partikel kotoran tikus yang kering dan terangkat ke udara.

Hingga kini, belum ada laporan kasus penularan dari manusia ke manusia di Indonesia. Masyarakat pun diminta waspada, mengingat lingkungan padat dan sanitasi yang buruk dapat mempercepat penyebaran virus ini.

Gejala awal infeksi virus Hanta kerap menyerupai flu, seperti demam, nyeri otot, kelelahan, dan sakit kepala. Bila tidak ditangani secara cepat dan tepat, infeksi dapat berkembang menjadi dua sindrom berbahaya.

Pertama adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan menyebabkan batuk hebat serta sesak napas karena cairan menumpuk di jaringan paru.

Kedua, Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), yang mengganggu fungsi ginjal, disertai demam tinggi, nyeri tubuh, mual, serta risiko kematian antara 5 hingga 15 persen. Di Indonesia, kasus yang dominan ditemukan adalah HFRS.

Untuk mencegah penyebaran virus Hanta, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Hindari kontak dengan tikus atau kotorannya, termasuk saat membersihkan area yang berpotensi menjadi sarang tikus.

Disarankan menggunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan tempat-tempat tersebut.

Makanan sebaiknya disimpan rapat dalam wadah tertutup, dan celah-celah rumah seperti lubang dinding atau ventilasi perlu ditutup untuk menghindari tikus masuk.

Usai beraktivitas di area berisiko, penting untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Kesadaran terhadap bahaya virus Hanta dan penerapan langkah-langkah pencegahan menjadi kunci untuk menekan penularan, terutama di wilayah padat penduduk dan rawan tikus.

BACA JUGA  Donald Trump Resmi Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat ke-47

Upaya kecil dari tiap individu akan berkontribusi besar dalam melindungi masyarakat dari ancaman virus yang menyebar secara senyap ini.

Tags: