Danantara Pastikan Tak Ada PHK Karyawan Terkait Rencana Penutupan PT INTI
Share
PENUTUR.COM — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan bahwa rencana untuk menutup BUMN yang bermasalah, yaitu PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI), tidak akan membahayakan para karyawannya.
Kepala Operasional (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa perusahaan tidak akan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan-karyawannya.
“Oh, nggak ada (PHK). Pekerjanya aman. Kan kita udah bilang, kan. Semua nggak ada yang di-PHK,” ujarnya saat ditemui di gedung DPR RI Jakarta, Senin (5/5).
Dony mengatakan bahwa saat ini Danantara sedang melakukan penilaian dan pemeriksaan terkait rencana untuk menutup PT INTI.
“Sedang dilakukan assessment? Sedang dicek? Sebagaimana di, apa? Yang saya sampaikan mengenai streamline, kan? Selagi dilakukan proses untuk verifikasi semuanya,” jelasnya.
Sebelumnya, Dony mengatakan bahwa Danantara memberikan kesempatan untuk menutup beberapa badan usaha milik negara (BUMN) yang terus menghadapi masalah dalam bisnis dan sulit untuk diselamatkan, salah satunya adalah PT INTI.
Dony mengatakan bahwa salah satu masalah besar dalam mengelola BUMN adalah tidak adanya sistem yang terhubung antara perusahaan-perusahaan.
Ini membuat perusahaan yang sehat sulit untuk membantu BUMN yang sedang menghadapi masalah.
“BUMN sebelumnya itu berdiri sendiri-sendiri. Ini yang banyak orang tidak tahu,” ujar Dony dalam Jogja Financial Festival (Finfest) 2026 di Yogyakarta, Jumat (22/5).
Dia menjelaskan bahwa keadaan ini membuat beberapa BUMN besar yang dulu sangat sukses kini menghadapi banyak tekanan.
“Kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal, sekarang menghadapi persoalan, mungkin akan kita tutup juga,” katanya.


