Rusia Lakukan Serangan Besar-besaran ke Ukraina, 11 Orang Tewas dan 100 Terluka
Share
PENUTUR.COM — Sedikitnya 11 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka setelah Rusia melancarkan serangan besar-besaran menggunakan rudal dan drone ke sejumlah wilayah Ukraina pada Selasa dini hari, (3/6).
Otoritas Ukraina mengatakan serangan menyasar beberapa kota besar, termasuk Kyiv dan Dnipro.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menyebut empat orang tewas dan 65 lainnya terluka, termasuk anak-anak.
Dikutip dari SANA, sebuah rudal diduga menghantam gedung apartemen 24 lantai di ibu kota Ukraina itu hingga menyebabkan sebagian bangunan runtuh.
Pihak berwenang memperkirakan masih ada warga yang terjebak di bawah reruntuhan.
Selain itu, sejumlah kebakaran juga terjadi di berbagai wilayah Kyiv akibat puing rudal yang jatuh.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan Rusia meluncurkan 73 rudal dan 656 drone dalam serangan tersebut, dengan sebagian besar diarahkan ke Kyiv.
Menurut militer Ukraina, sistem pertahanan udara berhasil mencegat atau menetralisasi 40 rudal dan 602 drone.
Seorang juru bicara Angkatan Udara Ukraina mengatakan serangan itu juga melibatkan delapan rudal hipersonik Zircon, yang disebut sebagai salah satu penggunaan terbesar sejak perang dimulai.
Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pihaknya melakukan “serangan besar” terhadap fasilitas yang berkaitan dengan industri pertahanan Ukraina menggunakan senjata presisi jarak jauh.
Layanan darurat Ukraina menyebut salah satu korban tewas merupakan petugas penyelamat yang meninggal dalam serangan lanjutan saat membantu evakuasi korban.
Sedangkan, di wilayah Kharkiv, Wali Kota Ihor Terekhov mengatakan sedikitnya 10 orang, termasuk seorang anak, terluka akibat serangan rudal dan drone terpisah.
Perang Rusia-Ukraina terus berlangsung sejak invasi Rusia dimulai pada Februari 2022.
Sementara berbagai upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik sejauh ini belum menunjukkan kemajuan signifikan.


