LOADING

Ketik di sini

Teknologi

Fokus Percepat Transformasi Berbasis AI, Snap Lakukan PHK Massal

Share

PENUTUR.COM — Perusahaan teknologi Snap Inc. mengambil langkah besar dengan memangkas sekitar 16 persen tenaga kerjanya secara global, setara dengan sekitar 1.000 karyawan tetap.

Keputusan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat transformasi bisnis berbasis kecerdasan artifisial (AI).

Langkah tersebut dikonfirmasi langsung oleh CEO Evan Spiegel melalui memo internal kepada karyawan.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa perubahan ini merupakan upaya untuk memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri teknologi yang semakin ketat.

“Meskipun perubahan ini diperlukan untuk mewujudkan potensi jangka panjang Snap, kami percaya bahwa kemajuan pesat dalam kecerdasan artifisial memungkinkan tim kami untuk mengurangi pekerjaan berulang, meningkatkan kecepatan, dan lebih baik mendukung komunitas, mitra, dan pengiklan kami,” tulis Spiegel.

Snap menilai pemanfaatan AI telah membawa dampak signifikan dalam berbagai lini bisnis, mulai dari pengembangan layanan berlangganan hingga peningkatan performa platform iklan.

Perusahaan juga mengklaim bahwa tim kecil kini mampu menghasilkan inovasi lebih cepat berkat dukungan teknologi tersebut.

Selain melakukan pemutusan hubungan kerja, Snap juga menutup lebih dari 300 posisi yang sebelumnya masih lowong.

Hingga akhir 2025, perusahaan diketahui memiliki sekitar 5.261 karyawan.

Langkah efisiensi ini ditargetkan mampu memangkas biaya operasional tahunan hingga lebih dari 500 juta dolar AS pada paruh kedua 2026.

Strategi tersebut diharapkan membuka jalan menuju profitabilitas yang lebih stabil.

Dalam presentasi kepada investor, Snap mengakui tengah berada dalam posisi yang menantang.

Perusahaan harus bersaing dengan raksasa teknologi berkapital besar sekaligus menghadapi tekanan dari startup yang lebih lincah.

“Snap menghadapi momen krusial, terjepit di antara raksasa dengan sumber daya yang sangat besar dan perusahaan rintisan yang gesit dan bergerak cepat,” tulis perusahaan dalam laporannya.

BACA JUGA  Sektor Perhotelan Alami Tekanan Berat, Ancaman PHK Massal Kian Nyata

Sebagai bentuk tanggung jawab, karyawan yang terdampak di Amerika Serikat akan mendapatkan paket pesangon berupa gaji selama empat bulan, jaminan kesehatan, hak kepemilikan saham, serta dukungan transisi karier.

Snap kini bergabung dengan sejumlah perusahaan teknologi global lainnya yang juga melakukan pengurangan tenaga kerja, seperti Meta, Oracle, dan Amazon, di tengah tren efisiensi dan transformasi digital berbasis AI.

 

Tags:

You Might also Like