LOADING

Ketik di sini

Peristiwa

Pemerintah Benin Berhasil Gagalkan Upaya Kudeta oleh Pihak Militer

Share

PENUTUR.COM — Situasi keamanan di Benin berangsur terkendali setelah upaya kudeta militer mengguncang negara Afrika Barat tersebut pada Minggu (7/12) waktu setempat.

Pemerintah Benin menegaskan bahwa mereka telah mengambil kembali kendali, meski kelompok pelaku kudeta masih bertahan di sejumlah titik strategis.

Menteri Keuangan Benin Romuald Wadagni memastikan bahwa kondisi keamanan sudah lebih stabil berkat tindakan cepat pasukan resmi.

“Kami sedang membereskan semuanya, tapi ini belum selesai. Kami dalam keadaan aman,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa para pelaku kudeta masih menguasai lokasi tertentu dan belum sepenuhnya menyerah.

Upaya kudeta ini terjadi setelah sekelompok personel militer Benin muncul melalui siaran televisi nasional.

Dalam pengumumannya, mereka menyatakan telah menyingkirkan Presiden Patrice Talon dari tampuk kekuasaan dan menunjuk Letnan Kolonel Pascal Tigri sebagai pemimpin “komite militer untuk pembangunan kembali”.

Kelompok tersebut juga mengumumkan langkah-langkah drastis, termasuk penangguhan konstitusi, pembubaran institusi negara, pembekuan partai politik, hingga rencana penutupan perbatasan Benin.

Pernyataan itu memicu kekhawatiran internasional, mengingat Benin selama ini dikenal sebagai salah satu negara paling stabil di Afrika Barat.

Sementara itu, Kedutaan Besar Prancis di Benin melaporkan adanya baku tembak di Camp Guezo, area yang berdekatan dengan kediaman resmi Presiden.

Dalam pernyataannya, Kedubes Prancis meminta seluruh warga negaranya di Benin untuk tetap berada di dalam rumah hingga situasi benar-benar aman.

Mereka menyampaikan imbauan untuk “tetap berada di tempat tinggal masing-masing hingga pemberitahuan selanjutnya ketika situasi sudah sepenuhnya jelas”.

Presiden Patrice Talon, mantan pengusaha yang pertama kali terpilih pada 2016 dan kembali menjabat pada 2021, disebut berada dalam kondisi aman.

Pemerintahnya kini fokus menstabilkan keamanan dan memastikan lembaga negara dapat kembali beroperasi.

BACA JUGA  Tanggapi Kisruh Kadin, Jokowi Minta Kedua Pihak Bisa Selesaikan Secara Internal

Upaya kudeta ini menambah daftar panjang ketegangan politik di kawasan Afrika Barat, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan insiden militer serupa.

 

Tags: