LOADING

Ketik di sini

Gaya Hidup

Seorang Jemaah Haji Asal Madura Meninggal di Gurun Arab Saudi, Diduga Ilegal

Share

PENUTUR.COM — Salah seorang jamaah haji nonreguler atau disinyalir Ilegal asal Kabupaten Pamekasan, Madura, yang viral karena meninggal di gurun Arab Saudi diketahui merupakan seorang dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Madura.

Kabar meninggalnya jamaah haji nonreguler (ilegal) asal Dusun Sumber Batu, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur ini spontan menjadi viral di media sosial.

Terlebih jemaah haji dengan inisial SM, 42, merupakan salah seorang dosen pengajar di sebuah perguruan tinggi swasta di Kabupaten Pamekasan, Madura.

“Almarhum sempat berpamitan kepada teman teman sejawatnya akan berangkat menunaikan ibadah haji April kemarin,” kata Rektor Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan Akhmad Asir, Selasa (4/6).

Rektor Universitas Islam Madura, tempat WNI bekerja meminta kepada semua pihak agar tidak gegabah dalam menyikapi berita meninggalnya salah satu dosennya sebelum ada pernyataan resmi dari KJRI.

Akhmad Asir dan teman dosen lainnya hanya mendoakan semoga selamat. Pasalnya, saat ditanya kepada SM menuturkan jika dirinya berangkat ke tanah suci melalui jalur nonreguler.

Ketua Timwas Haji DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal, meminta masyarakat Indonesia untuk tidak mencoba-coba ke Tanah Suci secara ilegal.

“Ke depan tidak ada lagi, siapapun menggunakan praktik-praktik yang ilegal yang tidak sesuai dengan undang-undang,” katanya dalam tayangan di Kompas TV pada Selasa, (3/6).

Cucun menekankan bahwa hal tersebut juga berlaku bagi warga yang berdalih memiliki visa lain selain visa haji. Dia mendesak pihak imigrasi untuk lebih memperketat pengawasan jalur masuk WNI ke Arab Saudi selama pelaksanaan haji.

Cucu mengingatkan imigrasi untuk tidak memberangkatkan WNI ke Saudi apabila pihak Arab Saudi tidak mengizinkan visa non haji untuk melakukan ibadah.

BACA JUGA  Gegara Jalan Rusak Bobby dan Eddy Rahmayadi Terlibat Saling Sindir, Nama Mulyono Disebut

“Di bulan-bulan haji, kalau Pemerintah Saudi tidak terima visa non haji, jangan berangkatkan orang ke Saudi,” ujarnya.

Tags:

You Might also Like