LOADING

Ketik di sini

Bisnis

Investasi Apple Senilai Rp1,57 Triliun Ditolak Pemerintah, Ini Alasannya

Share

PENUTUR.COM – Apple diketahui beberapa waktu lalu tertanggal 18 November 2024 mengajukan proposal investasi ke Indonesia sebesar 100 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp.1,57 triliun.

Nilai investasi itu merupakan sepuluh kali lipat yang ditawarkan ke Indonesia, sebab sebelumnya Apple berencana akan investasi dengan membangun pabrik aksesoris di Bandung, Jawa Barat senilai Rp.157 miliar.

Namun nilai investasi ini masih terlalu kecil mengingat Apple belum melunasi komitmen investasi awal.

Apple diketahui baru investasi senilai Rp.1,48 triliun dari yang seharusnya Rp.1,7 triliun. Itu artinya masih ada sekitar Rp.240 miliar yang masih belum dituntaskan.

Lantaran permasalahan itu, membuat iPhone 16 tidak bisa masuk ke Indonesia. Sayangnya, pengajuan proposal investasi yang ditawarkan senilai Rp.1,57 triliun ditolak oleh pemerintah Indonesia.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang mengatakan penolakan terhadap investasi Apple dikarenakan masih belum memenuhi aspek keadilan.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar investasi tersebut memberikan manfaat yang lebih signifikan bagi Indonesia.

“Berdasarkan rapat pimpinan hari ini dan hasil asesmen teknokratis, Kementerian Perindustrian menganggap proposal investasi Apple belum memenuhi empat aspek berkeadilan,” ujar Agus di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Senin 25 November 2024.

Adapun empat aspek yang dinilai Indonesia belum memenuhi aspek berkeadilan antara lain:

1. Perbandingan investasi Apple di Indonesia dengan negara lain.
Kata Agus, hingga saat ini Apple belum berinvestasi dalam pembangunan fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia, berbeda dengan komitmen mereka di negara-negara seperti Vietnam dan India.

2. Perbandingan investasi dengan merek-merek lain yang telah lebih dahulu menanamkan modal di sektor handphone, komputer genggam, dan tablet (HKT) di Indonesia.

3. Minimnya penciptaan nilai tambah serta kontribusi terhadap penerimaan negara dari rencana investasi tersebut.

BACA JUGA  Maukah Anda Memakan Pangan Hasil Rekayasa Genetik?

4. Investasi Apple saat ini belum memberikan dampak signifikan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat Indonesia.

“Nilai kewajaran investasi telah kami tetapkan berdasarkan empat aspek tersebut, dan kami berharap Apple dapat meningkatkan komitmennya,” tegas Agus.

 

 

Tags:

You Might also Like