LOADING

Ketik di sini

Tokoh

Presiden Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wakil Menteri Keuangan, Berikut Profilnya

Share

PENUTUR.COM — Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Juda akan melanjutkan sisa jabatan Thomas Djiwandono yang sebelumnya menempati posisi tersebut untuk periode 2024-2029.

Pelantikan Juda Agung berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2) sore, dan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Juda Agung memiliki rekam jejak panjang di bidang ekonomi, moneter, dan kebijakan keuangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Menariknya, latar belakang pendidikan awal Juda tidak berasal dari bidang ekonomi.

Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, ini menamatkan pendidikan sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987 dengan bidang Teknologi Pertanian.

Delapan tahun kemudian, ia melanjutkan studi magister di bidang keuangan, perbankan, dan finansial di University of Birmingham, Inggris. Juda meraih gelar doktor (PhD) bidang ekonomi dari universitas yang sama pada 1999.

Karier Juda di Bank Indonesia dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London pada periode 1992–1999.

Sepulangnya ke Indonesia, ia berkiprah sebagai peneliti ekonomi junior (1999–2002) dan peneliti ekonomi (2002–2003) di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, sebelum melanjutkan peran sebagai analis senior.

Pada 2006–2008, Juda menjabat Kepala Bagian di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter serta mendapat penugasan internasional di Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).

Ia kemudian dipercaya sebagai Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter pada 2012–2013, sebelum dilantik menjadi Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI pada 2013.

BACA JUGA  Dampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Jumlah Pengungsi Sakit Meningkat Drastis

Pada 2014, Gubernur BI saat itu, Agus D. W. Martowardojo, melantik Juda sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Karier internasional Juda kembali berlanjut ketika ia menjabat Direktur Eksekutif di IMF pada 2017–2019.

Setelah kembali ke Tanah Air, ia ditugaskan sebagai Asisten Gubernur BI yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada 2020–2022.

Puncak kariernya di Bank Indonesia ditandai dengan pelantikan sebagai Deputi Gubernur BI berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021 tertanggal 24 Desember 2021. Juda mengucapkan sumpah jabatan pada 6 Januari 2022 untuk masa jabatan hingga 2027.

Dengan pengalamannya di bidang moneter, stabilitas keuangan, serta jaringan internasional, Juda diharapkan dapat memperkuat perumusan dan implementasi kebijakan fiskal nasional bersama Menteri Keuangan.

 

Tags:

You Might also Like