Karir Politik Terancam, PM Inggris Keir Starmer Diisukan Bakal Mundur Senin Besok
Share
PENUTUR.COM — Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dilaporkan sedang mempertimbangkan pengunduran dirinya dan kemungkinan akan mengumumkan jadwal transisi kepemimpinan pada Senin besok.
Laporan tersebut disampaikan surat kabar Observer pada Sabtu kemarin, yang menyebut Starmer menilai posisinya sebagai pemimpin pemerintahan Inggris dan Partai Buruh semakin sulit dipertahankan usai melakukan serangkaian konsultasi dengan menteri kabinet, penasihat, donor partai, dan pemimpin serikat pekerja.
Menurut laporan itu, Starmer saat ini tengah membahas langkah selanjutnya bersama istrinya di kediaman resmi perdana menteri di Chequers sebelum mengambil keputusan final.
Dikutip dari Channel News Asia, Minggu, (21/6), sejumlah tokoh senior Partai Buruh memperkirakan pernyataan resmi mengenai masa depan politik Starmer akan disampaikan paling cepat pada Senin.
Laporan tersebut muncul hanya sehari setelah Starmer kembali menegaskan bahwa dirinya tidak berniat mengundurkan diri apabila menghadapi tantangan terhadap kepemimpinannya di Partai Buruh.
“Jika ada kontestasi, maka ya saya akan maju. Saya sudah berulang kali mengatakan bahwa saya tidak akan meninggalkan tanggung jawab ini,” kata Starmer kepada wartawan di London pada Jumat lalu.
Pernyataan itu disampaikan setelah rival politiknya, Andy Burnham, berhasil memenangkan pemilihan sela penting di wilayah barat laut Inggris, yang dinilai sejumlah pengamat semakin memperkuat posisinya dalam politik nasional.
Apabila Starmer benar-benar memutuskan mundur, langkah tersebut berpotensi memicu proses pergantian kepemimpinan di Partai Buruh dan membuka persaingan baru untuk posisi perdana menteri.
Keir Starmer mulai menjabat sebagai perdana menteri setelah Partai Buruh memenangkan pemilu dan mengakhiri masa pemerintahan Partai Konservatif yang berlangsung lebih dari satu dekade.


