Balas Penyitaan Kapal Kontainer, Iran Serang Kapal Amerika dengan Drone
Share
PENUTUR.COM — Pasukan militer Iran dilaporkan melancarkan serangan drone terhadap sejumlah kapal milik Amerika Serikat sebagai respons atas insiden penyitaan kapal Iran di Teluk Oman.
Dilansir media setempat melalui kantor berita Anadolu, langkah tersebut diambil setelah pasukan militer AS melepaskan tembakan dan mencegat kapal kontainer Iran bernama Touska.
Media Iran, Tasnim, melaporkan bahwa drone diluncurkan setelah pasukan AS menaiki kapal tersebut.
Namun, tidak dijelaskan secara rinci apakah target serangan merupakan kapal militer atau kapal komersial.
Sebelumnya, Iran telah mengonfirmasi bahwa kapal tersebut disita oleh pasukan AS dan memperingatkan akan memberikan respons dalam waktu dekat.
Tindakan AS itu dinilai sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata dua pekan yang dimediasi Pakistan dan berlaku sejak 7 April lalu.
Laporan lain dari kantor berita Fars menyebutkan bahwa Markas Pusat Khatam al-Anbiya menilai tindakan AS sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Disebutkan, pasukan AS melumpuhkan sistem navigasi kapal sebelum akhirnya menaikinya.
Data pelacakan pelayaran menunjukkan kapal Touska sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Klang pada 12 April.
Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan pasukan AS lebih dulu melepaskan tembakan sebelum menaiki kapal tersebut.
Insiden ini pertama kali diungkap oleh Presiden AS Donald Trump, kemudian dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (CENTCOM).
Dalam keterangannya, CENTCOM menyebut kapal perang USS Spruance mencegat kapal berbendera Iran itu setelah mencoba menembus blokade angkatan laut AS di Teluk Oman.
CENTCOM juga menyatakan bahwa kapal tersebut kini masih berada dalam penguasaan militer AS.
Kapal itu diketahui tengah menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran.
Rekaman video yang dirilis melalui platform X memperlihatkan kapal perang AS memberikan peringatan sebelum melepaskan tembakan ke arah kapal tersebut.
Zolfaghari menuduh AS melakukan pelanggaran serius dengan menyerang kapal Iran dan menyebut tindakan itu sebagai bentuk “perompakan maritim”.
“Amerika Serikat yang agresif telah melanggar gencatan senjata dan melakukan aksi perompakan di laut dengan menyerang kapal Iran setelah melumpuhkan sistem navigasinya,” ujarnya.
Ia menegaskan, militer Iran akan segera memberikan respons atas tindakan tersebut.
“Kami memperingatkan bahwa pasukan Iran akan segera membalas tindakan perompakan bersenjata oleh militer AS ini,” tegasnya.


