LOADING

Ketik di sini

Bisnis

Positif Mengandung Racun Tikus, Produk Makanan Bayi HIPP Ditarik dari Pasar Austria

Share

PENUTUR.COM — Merek makanan bayi HiPP menarik kembali beberapa produk kemasan makanan bayinya setelah sampel di Austria, Slovakia, dan Republik Ceko dinyatakan positif mengandung racun tikus, kata para pejabat, Minggu (19/4).

Pihak berwenang meyakini bahwa pemalsuan terjadi pada stoples makanan bayi berukuran 190 gram (6,7 ons) yang terbuat dari wortel dan kentang untuk bayi berusia 5 bulan yang dijual di supermarket SPAR di Austria. Sampel pertama dinyatakan positif pada hari Sabtu (18/4).

“Penarikan produk ini bukan karena cacat produk atau kualitas dari pihak kami. Botol-botol tersebut meninggalkan fasilitas HiPP kami dalam kondisi sempurna,” kata HiPP dalam sebuah pernyataan yang dikutip Associated Press.

“Penarikan produk ini terkait dengan tindakan kriminal yang saat ini sedang diselidiki oleh pihak berwenang,” tambahnya.

Kepolisian Burgenland di Austria mengatakan produk mencurigakan tersebut kemungkinan memiliki stiker putih dengan lingkaran merah di bagian bawah toples.

Tanda peringatan lainnya termasuk tutup yang rusak atau terbuka dan bau yang tidak biasa atau busuk. Mungkin juga tidak ada suara letupan saat toples pertama kali dibuka.

HiPP menyatakan akan menarik kembali semua makanan bayi dalam kemasan botol yang dijual di supermarket SPAR — termasuk toko SPAR, EUROSPAR, INTERSPAR, dan Maximarkt di Austria sebagai tindakan pencegahan.

Pelanggan dapat memperoleh pengembalian dana penuh bahkan tanpa struk pembelian.

Para penjual di Slovakia dan Republik Ceko telah menarik semua makanan bayi dalam kemasan botol merek tersebut dari peredaran.

Seorang pelanggan melaporkan, sebuah toples tampak telah dirusak, kata polisi, meskipun tidak ada yang mengonsumsi makanan bayi tersebut.

Racun tikus biasanya mengandung bromadiolon, yaitu antikoagulan yang mencegah pembekuan darah, menurut Badan Kesehatan dan Keamanan Pangan Austria.

BACA JUGA  Kejagung Tarik Kembali Status Pencekalan Bos Djarum Victor Hartono

Menelan racun tikus dapat menyebabkan pendarahan seperti gusi berdarah dan mimisan, serta memar dan darah dalam tinja.

Menurut badan tersebut, gejala dapat muncul dua hingga lima hari setelah tertelan.

Tags: