LOADING

Ketik di sini

Peristiwa

Israel Klaim Berhasil Tewaskan Ali Larijani Tangan Kanan Mojtaba Khamenei

Share

PENUTUR.COM — Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengeklaim Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani yang juga kaki tangan Mojtaba Khamenei tewas dalam serangan pada Senin (16/3) malam.

Meski klaim tersebut telah disiarkan oleh Israel, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Teheran.

Klaim tersebut muncul setelah sejumlah media Israel melaporkan bahwa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menargetkan Larijani dalam serangan terbaru di wilayah Iran.

Pernyataan Katz langsung memicu perhatian internasional karena Larijani dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam struktur politik dan keamanan Iran.

Larijani merupakan figur berpengaruh yang selama ini disebut sebagai tangan kanan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Ia juga sempat dikabarkan menjadi kandidat kuat pengganti Khamenei setelah pemimpin tersebut tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu.

Dalam keterangannya, Israel mengklaim dua tokoh penting Iran menjadi korban dalam serangan tersebut.

Selain Larijani, serangan itu disebut juga menewaskan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani.

Basij sendiri merupakan unit paramiliter yang berada di bawah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dan memiliki peran penting dalam keamanan internal negara.

Dilansir media Al Jazeera, Selasa (17/3), Katz dalam pernyataannya juga mengklaim serangan Israel telah menewaskan komandan milisi internal Basij, Gholamreza Soleimani.

Unit Basij merupakan milisi paramiliter keamanan internal di Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Meski klaim tersebut cukup serius, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi.

Tidak adanya konfirmasi ini menimbulkan spekulasi dan ketidakpastian terkait kondisi sebenarnya dari Ali Larijani.

Sebaliknya, media pemerintah Iran justru merilis catatan tulisan tangan yang dikaitkan dengan Larijani melalui akun media sosialnya.

BACA JUGA  Zohran Mamdani, Muslim Pertama yang Berpeluang Terpilih Jadi Wali Kota New York

Dalam catatan tersebut, Larijani disebut mengenang para pelaut Iran yang tewas akibat serangan Amerika Serikat.

Namun, tidak jelas apakah publikasi ini dimaksudkan sebagai bukti bahwa ia masih hidup.

Jika klaim dari pihak Israel terbukti benar, maka kematian Larijani akan menjadi salah satu peristiwa paling signifikan dalam konflik yang tengah berlangsung antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Hal ini juga akan menambah daftar panjang korban dari kalangan elite pemerintahan Iran.

 

Tags: