Kemenaker Ungkap Program MBG Mampu Serap 1,7 Juta Tenaga Kerja di Tahun 2026
Share
PENUTUR.COM — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), mampu menyerap 1,5 juta hingga 1,7 juta tenaga kerja di tahun 2026.
“Angka tersebut belum termasuk dampak tidak langsung terhadap sektor lain, seperti UMKM penyedia bahan pangan yang dibutuhkan oleh SPPG,” jelas Wamenaker Afriansyah Noor, Minggu (8/2).
Menurut Afriansyah, rata-rata setiap SPPG mampu menyerap sekitar 47 hingga 50 tenaga kerja.
Jika dikalikan dengan target pembentukan SPPG sebanyak 22 ribu di seluruh Indonesia, maka program ini berpotensi besar dalam membantu mengentaskan pengangguran. Saat ini jumlah pengangguran mencapai 7,4 juta.
“Kemudian jelas kami dari Kementerian Ketenagakerjaan sudah berkolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan BGN (Badan Gizi Nasional), bagaimana memberikan fasilitas layanan sosial untuk pekerja di SPPG,” jelasnya lagi.
Dia juga memyebut, kementerian melakukan evaluasi dan monitoring bersama BGN terkait pelaksanaan program MBG. Agar jangan sampai terjadi insiden.
“Akan kita tingkatkan pelayanan untuk K3 nya yakni keselamatan kesehatan kerja itu penting. Tadi saya sampaikan dengan mitra dengan pak wali (Wali Kota Solo Respati Ardi) agar pak wali punya program pemeriksaan gratis,” katanya.
Wamenaker meminta dukungan kepala daerah untuk ikut aktif dalam pengawasan pelaksanaan SPPG di wilayah masing-masing.


