Xiaomi Pad 8 Diluncurkan di Indonesia, Cek Spesifikasinya
Share
PENUTUR.COM — Setelah mencetak respons positif di pasar Tiongkok, Xiaomi Pad 8 dipastikan akan meluncur secara global, termasuk Indonesia, pada 28 Februari 2026.
Tablet terbaru dari Xiaomi ini tidak sekadar menyasar pasar hiburan, tetapi secara strategis diposisikan sebagai perangkat kerja portabel yang mampu menggantikan fungsi laptop ringan.
Mengusung HyperOS 3 berbasis Android 16 dengan fitur workstation mode, Xiaomi Pad 8 dirancang untuk menunjang produktivitas multitasking, mulai dari kerja dokumen, desain ringan, hingga aktivitas kreatif dan profesional.
Dukungan layar 3.2K ber-refresh rate tinggi semakin menguatkan posisinya sebagai tablet kelas menengah-atas yang menyasar kalangan profesional muda, pelajar, dan content creator.
Versi standar Xiaomi Pad 8 hadir dengan peningkatan signifikan di sektor performa dan desain, menjadikannya kompetitor serius di segmen tablet premium:
Chipset: Ditenagai Snapdragon 8s Gen 4 dari Qualcomm, yang dirancang untuk efisiensi daya sekaligus performa tinggi untuk multitasking dan gaming berat.
Layar: Panel 11,2 inci beresolusi 3.2K (3200 x 2136), refresh rate 144Hz, dan kecerahan hingga 900 nits, ideal untuk kerja visual dan editing.
Baterai: Kapasitas 9.200 mAh dengan dukungan fast charging 45W, mendukung penggunaan intensif seharian.
Sistem Operasi: HyperOS 3 (Android 16) dengan workstation mode, menghadirkan pengalaman multitasking layaknya PC.
Desain: Ultra-tipis 5,75 mm, menjadikannya salah satu tablet paling portabel di kelasnya.
Varian Pro jelas diarahkan untuk pengguna profesional, kreator konten, hingga pebisnis yang membutuhkan performa tinggi dan kapasitas memori besar.
Berdasarkan estimasi harga global, Xiaomi Pad 8 diprediksi akan masuk pasar Indonesia dengan banderol kompetitif:
Xiaomi Pad 8 (8GB/256GB): sekitar Rp5,4 juta – Rp5,9 juta
Xiaomi Pad 8 Pro (12GB/512GB): sekitar Rp7,4 juta – Rp8,9 juta
Dengan kombinasi performa flagship, desain ultra-tipis, dan fitur workstation mode, Xiaomi Pad 8 tidak lagi sekadar tablet hiburan, melainkan perangkat kerja portabel yang menyasar pasar profesional dan produktivitas digital.
Jika harga resmi di Indonesia sesuai prediksi, Xiaomi berpotensi mengganggu dominasi tablet premium yang selama ini dikuasai merek-merek global lain.


