Terkena Serangan Drone Iran, Kedubes AS di Riyadh Tutup
Share
PENUTUR.COM — Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Riyadh, Arab Saudi mengatakan akan tutup pada hari Selasa menyusul serangan drone.
Melalui penutupan itu, otomatis membatalkan semua janji temu rutin dan darurat Layanan Warga Negara Amerika.
“Kedutaan Besar AS di Arab Saudi tutup pada hari Selasa, 3 Maret. Semua janji temu rutin dan darurat Layanan Warga Negara Amerika dibatalkan,” kata kedutaan di platform media sosial AS, X, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (3/3).
Ditambahkan bahwa pemberitahuan untuk tetap di rumah untuk Jeddah, Riyadh, dan Dhahran tetap berlaku, merekomendasikan agar warga negara Amerika di Kerajaan terus tetap di rumah.
Kedutaan Besar mendesak masyarakat untuk menghindari kompleks tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut karena serangan baru-baru ini.
Mereka mengatakan akan terus membatasi perjalanan yang tidak penting ke instalasi militer di wilayah tersebut.
Pihak Kedubes juga mendorong warga negara AS untuk meninjau peringatan keamanan terbaru, menilai kembali rencana perjalanan untuk potensi gangguan, dan mempertahankan rencana keselamatan pribadi.
Sebelumnya, Kedutaan Besar AS di ibu kota Saudi menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak.
Hal ini menyebabkan kebakaran terbatas dan kerusakan material kecil tetapi tidak ada korban jiwa, menurut Kementerian Pertahanan Saudi.
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan menyusul kampanye militer gabungan AS-Israel terhadap Iran yang diluncurkan pada hari Sabtu.
Serangan udara telah menewaskan beberapa pejabat senior Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai tanggapan, Teheran telah melakukan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.


