Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di Usia 84 Tahun
Share
PENUTUR.COM — Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dikabarkan mengembuskan napas terakhir di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/3) di usia 84 tahun.
Rencananya jenazah akan disemayamkan di Kementerian Pertahanan sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Prosesi persemayaman akan dilaksanakan di Ruang Hening Kemhan, hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait.
Ia juga menjelaskan bahwa pelepasan jenazah akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan, sementara pemakaman dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan.
“Prosesi pemakaman jenazah almarhum Bapak Juwono Sudarsono di TMP Kalibata dipimpin oleh Bapak Menhan Sjafrie Sjamsoeddin,” ucap Rico dikutip dari Metro TV Sabtu (28/3).
Juwono dikenal sebagai sosok penting dalam sejarah pertahanan Indonesia.
Ia merupakan Menteri Pertahanan pertama yang berasal dari kalangan sipil setelah sekitar 40 tahun posisi tersebut diisi oleh militer.
Lahir di Ciamis, Jawa Barat, pada 5 Maret 1942, Juwono memiliki latar belakang akademik yang kuat.
Ia menempuh pendidikan di Universitas Indonesia hingga meraih gelar doktor (Ph.D.) dari London School of Economics.
Selain berkarier sebagai akademisi, ia juga pernah menjadi Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Indonesia.
Kariernya di pemerintahan cukup panjang dan beragam.
Ia pernah menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup pada era Soeharto, kemudian menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa B.J. Habibie.
Sementara itu, pada era Megawati, Juwono juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Inggris.
Juwono juga pernah dipercaya sebagai Menteri Pertahanan era Abdurrahman Wahid dan kembali menjabat posisi yang sama di masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga 2009.
Atas dedikasinya, Juwono menerima penghargaan Bintang Dharma Utama atas kontribusinya dalam mendukung tugas TNI selama menjabat menjadi Menhan di pemerintahan Presiden SBY.
Panglima TNI pada saat itu, Jenderal Djoko Santoso mewakili Presiden, menyampaikan apresiasi terhadap peran Juwono yang dinilai banyak memberikan motivasi dan arahan bagi TNI.
Ia menyebut selama menjabat, Juwono terus mendorong agar tugas pokok TNI dapat berjalan baik.
Kepergian Juwono Sudarsono menjadi kehilangan besar bagi Indonesia. Dedikasi dan kontribusinya kepada negara akan selalu dikenang.


