Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak
Share
PENUTUR.COM — Harga minyak mentah dunia melesat lebih dari 1 persen pada pembukaan perdagangan di pasar Asia pada Kamis (5/3).
Lonjakan ini dipicu oleh kekhawatiran global terhadap gangguan pasokan menyusul eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah yang kian memanas.
Dilansir dari CNA, berdasarkan data perdagangan Kamis sekitar pukul 09.00 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) melonjak 1,45 persen ke level USD75,74 per barel.
Sebelumnya, pada penutupan Rabu, harga WTI sempat tertahan di posisi USD74,66 per barel.
Sementara itu, minyak mentah jenis Brent tercatat stabil di angka USD81,40 per barel.
Kenaikan harga ini merupakan dampak langsung dari konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang pecah sejak Sabtu lalu.
Konflik tersebut secara efektif telah melumpuhkan jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu urat nadi energi paling vital di dunia.
Kondisi ini sangat krusial karena seperlima dari total minyak mentah dunia yang diangkut melalui laut melintasi jalur ini.
Jalur ini juga menjadi rute utama bagi pengapalan Gas Alam Cair (LNG) global.
Garda Revolusi Iran mengklaim telah memegang “kendali penuh” atas jalur perairan tersebut sejak Rabu kemarin.
Situasi keamanan semakin genting setelah kapal kontainer berbendera Malta dilaporkan terkena hantaman rudal saat melintasi selat tersebut pada Rabu (4/3).
Ini merupakan serangan keempat dalam waktu hanya 24 jam yang terjadi di perairan regional sekitar Oman dan Uni Emirat Arab.
Meski dibayangi krisis energi, bursa saham di kawasan Asia menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada Kamis pagi, mengikuti jejak penguatan di Wall Street semalam.sinpo


