Google Hadirkan Fitur Deteksi Fake Call di Aplikasi Phone
Share
PENUTUR.COM — Penipuan yang menyamar sebagai teman atau anggota keluarga marak dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Namun, kini aksi tersebut bakal semakin sulit. Pasalnya, Google telah mengumumkan peluncuran fitur keamanan baru di aplikasi Phone by Google.
Fitur ini diyakini mampu mendeteksi ketika seseorang mencoba menghubungi pengguna dengan berpura – pura menjadi salah satu kontak yang tersimpan di ponsel.
Diisebut Fake Call Detection, fitur tersebut menjadi bagian dari pembaruan Android bulan Juni 2026.
Ketika seseorang menerima panggilan yang tampak berasal dari nomor kontak yang dikenal, sistem akan memverifikasi apakah panggilan benar – benar berasal dari perangkat milik kontak atau nomor dipalsukan oleh pelaku kejahatan.
Modus penipuan berbasis AI kini semakin canggih.
Pelaku dapat memalsukan nomor telepon sekaligus menggunakan teknologi kloning suara untuk meniru cara bicara anggota keluarga, teman, atau figur otoritas.
“Kerugian akibat penipuan berbasis AI di Amerika Serikat mencapai lebih dari US$893 juta sepanjang 2025,” ujar FBI, dikutip dari The Verge, Kamis (4/6).
Cara kerja fitur mengandalkan teknologi Rich Communication Services (RCS) yang terenkripsi end-to-end.
Saat panggilan masuk diterima, perangkat milik kontak yang sebenarnya akan mengirim sinyal verifikasi diam – diam.
Jika sinyal tidak ditemukan, aplikasi akan menampilkan peringatan bahwa seseorang mungkin sedang menyamar menggunakan nomor kontak yang dikenal pengguna.
Apabila panggilan terindikasi palsu, pengguna akan melihat notifikasi peringatan di layar dan diberi opsi untuk segera mengakhiri panggilan.
Dalam beberapa kasus, identitas kontak yang biasanya muncul dapat dihapus dan diganti dengan label “Unknown” untuk mengurangi risiko pengguna tertipu.
Google menyatakan fitur mulai diluncurkan secara global untuk perangkat Android 12 atau yang lebih baru dengan ponsel Pixel menjadi perangkat pertama yang mendapatkannya.
Fitur aktif secara otomatis dan bekerja ketika kedua pihak menggunakan aplikasi Phone by Google.


