LOADING

Ketik di sini

Bisnis

Amerika Serikat Tunda Pengenaan Tarif Baru Chip China Hingga 2027

Share

PENUTUR.COM — Amerika Serikat akan mengenakan tarif baru terhadap impor semikonduktor asal China, namun penerapannya ditunda hingga Juni 2027.

Keputusan disebut mencerminkan upaya Gedung Putih menjaga stabilitas hubungan dagang dengan Beijing di tengah rivalitas teknologi yang terus memanas.

Dikutip dari Reuters, Rabu (24/12), Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menyebut tarif tersebut akan menyasar chip “legacy” atau teknologi lama buatan China.

Kebijakan ini merupakan hasil penyelidikan selama setahun terkait strategi Beijing memperluas industri semikonduktor dengan dukungan negara, yang dinilai merugikan kepentingan dagang AS.

Langkah tersebut berawal dari penyelidikan Section 301 yang diluncurkan pada masa pemerintahan Joe Biden.

Hasilnya menyimpulkan ekspansi kapasitas chip China membebani perdagangan AS dan dapat ditindaklanjuti secara hukum, dengan besaran tarif yang akan diumumkan setidaknya 30 hari sebelum berlaku.

Meski membuka ruang pengenaan bea masuk tambahan, pemerintah AS memilih menunda implementasi hingga pertengahan 2027.

Pejabat AS menyebut penundaan ini bertujuan mempertahankan daya tekan terhadap Beijing tanpa menggagalkan perundingan dagang yang masih berlangsung.

Kebijakan tersebut muncul di tengah upaya meredakan ketegangan setelah China membatasi ekspor logam tanah jarang yang krusial bagi rantai pasok teknologi global.

Negeri Paman Sam juga menunda aturan lain yang sebelumnya dirancang untuk memperketat ekspor teknologi AS ke unit perusahaan China yang telah masuk daftar hitam.

Di saat yang sama, AS tengah mengkaji kemungkinan membuka kembali pengiriman chip kecerdasan buatan (AI) Nvidia dengan spesifikasi tinggi ke China.

Wacana ini menuai kritik dari sejumlah anggota parlemen yang khawatir ekspor tersebut dapat memperkuat kemampuan militer Beijing.

Sektor semikonduktor global juga mencermati penyelidikan terpisah berdasarkan Section 232 terkait ancaman impor chip terhadap keamanan nasional AS.

BACA JUGA  Tanahnya di Makassar Jadi Korban Mafia Tanah, Jusuf Kalla Murka

Meski berpotensi melahirkan tarif lebih luas terhadap produk elektronik global, pejabat AS mengindikasikan langkah tersebut belum akan diambil dalam waktu dekat.

 

Tags:

You Might also Like