Iran Serang Kapal Perusak AS di Sekitar Selat Hormuz
Share
PENUTUR.COM — Media pemerintah Iran merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan serangan terhadap kapal perang destroyer atau kapal perusak milik Amerika Serikat (AS) di sekitar Selat Hormuz.
Mengutip Anadolu, Jumat (8/5), video tersebut dipublikasikan setelah Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengonfirmasi telah melancarkan operasi rudal dan drone terhadap kapal-kapal perang AS di jalur pelayaran strategis tersebut.
IRGC menyebut operasi dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh AS yang dikaitkan dengan serangan terhadap kapal tanker minyak Iran di dekat Pelabuhan Jask.
Dalam pernyataannya, IRGC mengatakan serangan dilakukan menggunakan rudal balistik, rudal jelajah anti-kapal, serta drone peledak.
Militer Iran juga mengeklaim hasil penilaian intelijen menunjukkan kapal-kapal perang AS mengalami kerusakan signifikan dan tiga kapal perusak disebut mundur dari kawasan Selat Hormuz.
Kantor berita Tasnim News Agency melaporkan kapal-kapal tersebut bergerak mundur menuju Laut Oman.
Sementara televisi pemerintah Iran, Irib menyatakan unit musuh mengalami kerusakan sebelum meninggalkan area konflik.
Pada sisi lain, Presiden Donald Trump membantah klaim tersebut.
Dalam wawancara dengan ABC News pada Kamis (7/5), Trump menyebut serangan AS sebelumnya hanyalah sentuhan kasih sayang dan menegaskan gencatan senjata masih berlaku.
Trump juga menulis di platform Truth Social bahwa tiga kapal perusak AS berhasil melintasi Selat Hormuz dengan sangat sukses meski berada di bawah serangan.
“Tidak ada kerusakan yang dialami oleh ketiga kapal perusak tersebut, tetapi kerusakan besar dialami oleh para penyerang Iran,” tulis Trump.
Ia kembali mendesak Teheran segera mencapai kesepakatan guna mengakhiri konflik secara permanen.


