75 Pria Diamankan Polisi dalam Pesta Seks Gay Bermodus Family Gathering di Puncak Bogor
Share
PENUTUR.COM — Aparat kepolisian dari Polsek Megamendung menggerebek sebuah vila di kawasan Puncak, Bogor. Dari dalam vila, polisi mengamankan 75 pria dalam sebuah pesta seks sesama jenis yang dikemas dalam kegiatan bertajuk “family gathering”.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara mengatakan, dari 75 orang yang diamankan, 74 laki-laki dan satu perempuan. “Lokasinya di salah satu villa di puncak, Bogor,” kata AKP Teguh Senin 23 Juni 2025 malam kepada wartawan.
Menurut AKP Teguh, modus puluhan pria ini yakni panitia menyebarkan undangan dengan tema”family gathering” yang diisi dengan penampilan pentas dan pertunjukan lomba menyanyi dan lomba menari.
Barang bukti yang diamankan dari dalam vila yakni, empat bungkus kondom baru belum terpakai, satu buah pedang untuk pertunjukan seni tari. “Mereka ini berasal dari Jabodetabek,” ujar AKP Teguh.
Kronologi penggrebekan menurut AKP Teguh, berawal dari Polres Bogor mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya acara di salah satu villa di puncak yang diduga dijadikan ajang untuk pertemuan kaum LGBT laki-laki.
Atas informasi tersebut, kemudian Polres Bogor bersama-sama dengan Polsek Megamendung mendatangi Villa tersebut, dan mendapatkan 74 orang laki-laki dan satu orang perempuan yang sedang berkumpul dan baru selesai melaksanakan pentas atau kontes pemilihan “THE BIG STAR”
“Apakah mereka ini komunitas atau bagaimana, sedang didalami penyidik. Yang jelas mereka berkumpul di acara tersebut karena mengetahui adanya undangan yang disebarkan melalui media sosial,” paparnya.
Kasat Reskrim menjelaskan, jika para peserta di pungut biaya sebesar Rp200 ribu/orang. “Apakah ada diantara mereka terkontaminasi HIV/Aids positif, masih kami berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Sedang didalami oleh pihak Dinkes,” ujarnya.
Menurut AKP Teguh, saat berlangsung penggerebekan, polisi tidak menemukan perbuatan asusila atau cabul.
“Sampai saat ini, kami belum menetapkan tersangka, namun kami sedang melakukan pendalaman dan terhadap panitia, kami akan melakukan pemeriksaan tambahan,” tegasnya.


